Arti
Sekretaris dan Kesekretariatan
Sekretaris adalah seseorang yang membantu seorang
pemimpin atau badan pimpinan atau perusahaan, terutama untuk penyelenggaraan
kegiatan administratif yang akan menunjang kegiatan manajerial seorang pemimpin
atau kegiatyan operasional perusahaan.
Kesekretarisan adalah satuan organisasi yang
melakukan rangkaian kegiatan penataan terhadap pekerjaan perkantoran dan
bantuan lainnya yang dilaksanakan sebagai kegiatan penunjang supaya tujuan
organisasi dicapai dengan lancar.
Kedudukan
dan Peran Sekretaris
Sekretaris organisasi bertindak sebagai Kepala
Sekretariat yang mempunyai wewenang membuat rencana, membuat keputusan,
mengorganisir bawahan dan sarananya, melakukan pengawasan, memberi perintah,
menyelenggarakan sistem komunikasi yang baik, melakukan pengarahan,
penyempurnaan organisasi dan tata kerja.
Ruang
Lingkup, Tugas dan Fungsi Sekretaris
- Ruang Lingkup
Ø Menyelenggarakan
pembinaan ketatausahaan, khususnya yang berhubungan dengan pekerjaan surat
menyurat yang meliputi pembuatan surat, penerimaan, pengolahan,
pendistribusian, dan penyimpanan.
Ø Menyelenggarakan
tata hubungan baik secara intern maupun extern.
Ø Menyelenggarakan
rapat-rapat.
Ø Menyelenggarakan
pengaturan penerimaan tamu / kunjungan.
B. Tugas Administratif Kesekretariatan
o
Memperlancar lalu lintas dna distribusi informasi ke
segala pihak baik intern maupun ekstern.
o
Mengamankan rahasia perusahaan / organisasi
o
Mengelola dan memelihara dokumentasi perusahaan atau
organisasi yang berguna bagi kelancaran fungsi manajemen (POAC).
C. Fungsi
ü Mengadakan
pencatatan dari semua kegiatan manajemen
ü Sebagai
alat pelaksana pusat ketatausahaan.
ü Sebagai
alat komunikasi organisasi / perusahaan
ü Sebagai
pusat dokumentasi
Kedudukan
Sekretaris dalam Organisasi
Kualifikasi
/ Syarat-syarat Sekretaris
- Syarat Pengetahuan
- Syarat Keterampilan
- Syarat Kepribadian
Untuk itu seorang pemimpin
mengharapkan bahwa bantuan yang diberikan oleh seorang sekretaris akan berbeda
tergantung dari bidang usaha yang diberikan oleh pimpinan misalnya direktur
dari perusahaan percetakan akan berbeda dengan lembaga bantuan hukum.
Pada umumnya pekerjaan-pekerjaan
sekretaris dikelompokkan :
- Tugas-tugas yang bersifat rutin
- Tugas-tugas khusus
- Tugas-tugas yang bersifat kreatif
- Melakukan hubungan dan kerja sama
Seorang sekretaris harus selalu
berusaha untuk mencari cara-cara yang baik untuk menumbuhkan hubungan dan kerja
sama yang baik antara sekretaris dengan pimpinannya dalam batas-batas
kedinasan.
Pengembangan diri seorang sekretaris
- Arti dan Pentingnya Pengembangan
Pengembangan sekretaris dalam realisasinya dapat dilakukan,
baik oleh dirinya sendiri maupun atas prakarsa organisasi. Salah satu diantaranya
yaitu dengan melalui pendidikan dan latihan yang mencakup :
- Pre Service Training
Adalah latihan yang diberikan pada waktu seseorang belum
menempati suatu jabatan tertentu, yang meliputi :
- Pendidikan formal yang diselenggarakan umum.
- Latihan pra jabatan, latihan ini dilaksanakan oleh organisasi atau perusahaan, tempat sekretaris bekerja.
2. In Service Training
Yaitu latihan yang dilakukan pada saat sekretaris sedang
menduduki jabatannya.
B. Tujuan Pengembangan
Sekretaris
Adapun tujuan pengembangan dan latihan sekretaris pada
dasarnya untuk memperoleh 3 hal :
- Menambah pengetahuan
- Menambah keterampilan
- Merubah sikap
C. Mengembangkan Diri
dalam Jabatan
Agar sekretaris dapat berhasil dengan baik, pada dasarnya
tergantung kepada 3 faktor yang secara langsung mempengaruhi sekretaris dalam
bidang kesekretarisan, yaitu :
- Kemampuan untuk dapat mengerjakan bermacam-macam tugas pekerjaan secara efisien.
- Kepribadian yang menarik
- Kemauan untuk bekerja.